Friday, November 20, 2009

Pelatihan Film Dokumenter untuk Kampanye (bag 1)

Keterlibatan saya dalam Program pelatihan Film Dokumenter ini sebagai seorang Kepala Sekolah yang berubah menjadi seorang Governor pada saat program dimulai.

Dimulai dengan pertemuan singkat di Kedai Telapak Gedung Alumni IPB Baranangsiang dengan Rahmawati Retno Winarni ( Wiwin ) Liaison Officer NPA
( Nature and Poverty Alliance ) bersama dengan Ridzki Rinanto Sigit, Alex Tege dan Dwi Lesmana, kami berdiskusi mulai dari Scheduling Program Pelatihan Film Dokumenter untuk Kampanye sampai preparation untuk 14 peserta pelatihan dari Indonesia 7 peserta, Papua Nugini 3 peserta , Philippina 3 peserta , dan Malaysia 1 peserta.

Pelatihan teknik penggunaan kamera dan editing film yang dilaksanakan 30 Oktober 2009 - 6 November 2009 selama seminggu ini bertujuan agar peserta mampu mendayagunakan teknologi audio-visual ini menjadi film-film yang sesuai target sasaran. Pelatihan yang dijadwalkan dari Jam 09.00 – 17.00 setiap harinya berlangsung dengan penuh kegairahan peserta terlebih pada editing session dimana peserta dan instrukturnya tanpa terasa bekerja samapai jam 02.00 dini hari jika tidak karena butuh energi baru untuk melanjutkan session selanjutnya kelas bisa sampai pagi berikutnya. Ada usulan dari beberapa peserta untuk melaksanakan program ini dengan waktu 2 Mingguan untuk lebih fokus menyelesaikan video program yang masing-masing group presentasikan di hari terakhir program.

Dukungan Instrukture yang handal dari rekan-rekan Gekkoers : Nanang Sujana, Een Irawan Putra, Mely Nurmawati, Yudi, Perwakilan dari ASTEKI : Alexius Tege serta rekan-rekan dari Kotahujan.com : Agung Adriyanto Widodo dan Anggit. Membuat materi-materi Pelatihan tersampaikan dengan teori dan praktek langsung tentang Video Making.

0 comments: